Halaman

Jumat, 23 November 2012

Haniyah: Gagasan Menyerang Gaza Kembali Hilang Tak Akan Kembali

Gaza – PIP: PM Palestina Ismail Haniyah menegaskan, gagasan menyerang Gaza setelah kemenangan yang diwujudkan perlawanan sudah berakhir dan tak akan kembali. Sebab Gaza dengan perlawanannya menjadi sangat sulit dipatahkan karena didukung rakyat. Pertempuran terakhir membuktikan bahwa Israel akan berfikir panjang sebelum melakukan serangan ke negara kawasan yang memiliki mental penantang. Haniyah menambahkan dalam pidatonya di hadapan rakyat Palestina kemarin bahwa apa sudah diwujudkan merupakan langkah penting dalam merebut kembali Al-Quds dan mendirikan negara Palestina di seluruh tanah Palestina dengan ibukota Al-Quds serta membebaskan tawanan Palestina dan mengembalikan pengungsi Palestina. Haniyah menegaskan, dalam pertempuran Cast Lade tahun 2008-2009, rakyat Palestina terluka berat namun tak mau menyerah. Dan dalam operasi Pillar of Claud, rakyat kembali menunjukkan heroiknya. Saya bangga menjadi perdana menteri bagi rakyat pejuang ini dan kemenangan ini untuk Syekh Ahmad Yasin, Yaser Arafat, Fathi Syiqaqi, Abu Ali Mustafa, Ahmad Al-Ja’bari yang telah menghimpun kemenangan dan kesyahidan, tegas Haniyah. Ia menambahkan, salam keberkahan bagi bangsa Palestina atas kemenangan ini, untuk Gaza yang tegar dan mulia, untuk rakyat Palestina di wilayah jajahan 48, pengungsi Palestina yang diaspora. Haniyah menyampaikan terimakasih kepada Mesir, pemimpin Muhammad Mursi dan rakyatnya. Israel mennjadi pesakitan karena perlawanan Palestina dan sikap Mesir. Mesir telah mengejutkan Israel karena pembelaannya terhadap Gaza dan tidak rela membiarkan Gaza diserang terus. Israel juga dikejutkan oleh dunia internasional yang tidak memberikan legitimasi atas Israel.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar