Senin, 26 November 2012
Setelah Kalah Perang Di Gaza, Barak: Saya Akan Fokus Untuk Keluarga
Al-Quds-PIP: Menteri Perang Israel, Ehud Barak mengumumkan pengunduran dirinya dari kehidupan politik, sementara para politisi Israel menudingnya gagal dalam operasi militer yang digelar Israel ke Gaza, dengan gencatan senjata berdasarkan syarat-syarat perlawanan Palestina.
Dalam konferensi persnya, Senin siang (26/11) Barak menegaskan tidak akan terlibat dalam konstalasi pemilu mendatang, dan bertekad pensiun dari politik, alasan yang ia kemukakan adalah ingin kembali focus kepada keluarganya.
Keputusan Menteri Perang Israel mundur dai politik usai menerima tuduhan dari politisi dan media Israel telah gagal dalam operasi militer ke Gaza, padahal Israel dianggap salah satu pasukan terkuat dunia, dan kalah dalam melawan perlawanan Palestina di Gaza.
Sementara itu Jubir Hamas, Fauzi Barhum menganggap pengunduran diri Menteri Perang Israel, Ehud Barak sebagai penegasan kegagalan politik dan militer dalam agresi ke Gaza.
Pengunduran diri Barak sebagai tambahan bagi kemenangan perlawanan Palestina di Gaza, dan bukti krisis nyata yang dihadapi pimpinan Israel akibat keteguhan dan kesuksesan perlawanan, sambung Barhum.
Sementara Kepala Biro Media Pemerintah, Salamat Maruf menyebutkan bahwa pengunduran diri Barak dari kancah politik, tidak berarti ia bebas dari tuntutan atas kejahatan yang dilakukannya terhadap Palestina, pihak Palestina akan terus menuntutnya sebagai penjahat perang dan menyeretnya ke pengadilan internasional atas kejahatan yang dilakukannya kepada rakyat Palestina.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar